Sunday, March 26, 2006

Mungkin Hanya Sebuah Perisai Yang Bisa Menyelamatkanku


Perasaan membumbung tinggi ketika mengenalmu. Tak pernah terpikirkan untukku untuk bersamamu. You’re just too good to be true. Maybe. Itu yang pertama kupikirkan tentangmu. Mungkin aku tak sebaik dirimu. Bertindaklah sebisamu untuk sampai di titik pencapaianmu. Kamu masih yang terbaik. You’re beautiful. You’re intelligent. Setiap hempasan napasmu memberikan sebuah pengetahuan untukku. Setiap detikmu berarti banyak untuk pendewasaanku. Bersamamu memberikan kekuatan padaku bahwa aku memang luar biasa. Aku melihatnya di dirimu.ya, cerminan dirimu. Bila tiba saatnya aku mungkin bertaruh untuk memastikan semua akan terus seperti ini. Atau aku harus menunggu lebih lama. Dan aku berharap semua akan berubah 180°. Kembali seperti semula. Untuk saat ini aku hanya mau memastikan atau mungkin mengalah bahwa ini hanya perasaan kagumku saja padamu. Ya aku memang mengagumimu. 1 kalimat untukmu yang akan selalu kau ingat. 1 kalimat yang sering terucap dariku untukmu. 1 kalimat yang untukmu mungkin hanya sebuah gurauan dariku. 1 kalimat yang sama sekali tidak seromantis yang kau pikirkan. Tapi bagiku itu adalah sebuah kalimat yang menjelaskan bahwa aku memang menyayangimu. “OK, for this time, you’re the winner, damn GEEK!!” -danang-